
Alunan musik Sunda yang merdu terdengar enak di telinga serta kesan bersih dan tertata rapi kami rasakan saat pertama kali masuk rumah makan Mojang Priangan ini. Tempatnya tidak sulit untuk ditemukan. Berada di tengah kota tepatnya bersebelahan dengan Bank Syariah Mandiri atau berada di depan Telkom Basuki Rahmat agak ke timur atau bisa juga dibilang dekat gereja kota. Tepatnya ada di sebuah ruko dengan tulisan besar rumah makan "Mojang Priangan". Rumah makan Mojang Priangan adalah milik orang Sunda asli. Mulai pemilik, juru masak dan pelayannya semuanya orang Sunda. Jadi, bagi anda yang asli Sunda dan rindu kampung halaman, bisa langsung datang ke rumah makan ini. Dengan nuansa Sunda yang kental, pasti rasa rindu pada kampung halaman akan dapat terobati. Pertama kali masuk ke rumah makan Mojang Priangan, perhatian kami tertuju pada meja panjang tempat menyajikan aneka hidangan. Umumnya rumah makan prasmanan memang seperti ini.
Semua lauk pauk disajikan dalam meja berukuran besar dan panjang untuk memudahkan kita memilih menu yang kita sukai. Penataan hidangan sungguh menggugah selera. Lilin-lilin dan bunga yang berada di atas meja membuat tampilan masakan tampak menggoda bagi siapa saja yang melihatnya. Masakan Sunda memang agak kurang cocok dengan lidah orang Jawa Timur. Itu anggapan kami sebelum mencoba masakan Sunda di rumah makan Mojang Priangan ini. Tetapi setelah kami mencobanya, ternyata anggapan itu salah. Masakan yang kami rasakan ternyata....mantap! Akhirnya kami jadi berfikir, buat lidah kami orang Jawa Timur aja terasa mantap, apalagi bagi orang Sunda? Lebih mantap kali ya....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar